Selasa, 15 Januari 2013

Petirtaan Jolotundo dengan Air jernih nya



Selasa ,15 jan 2013

Pagi yang mendung dan sepi menyambut saya kali ini,tanpa ada bunyi alaram alami dari kokokan ayam-ayam yang lagi pada cuti,rasanya enggan untuk beranjak meninggal kan tempat tidur berserta kawan-kawan nya.namun sepertinya kali ini saya harus segera beranjak dari mereka-mereka sang pembuat malas dan bergegas untuk beranjak dari alam mimpi .karna memang inilah saat nya untuk jalan-jalan melepas penat nya pikiran dengan pekerjaan yang bertubi-tubi datang menghantam.
Kali ini saya akan jalan-jalan di petirtaan Jolotundo.perjalanan saya kali ini tidak saya lakukan sendiri saja,kali ini saya ditemani seorang teman yang kebetulan sedang libur dan kebetulan teman saya ini juga masih bingung mau kemana. akhir nya saya pun merekrut nya untuk menemani perjalanan saya kali ini.

cuaca yang sedikit mendung dan sempat turun gerimis mengiringi perjalanan kami. tak butuh waktu lama jika ingin menuju kesana, kurang lebih 50 km arah selatan dari surabaya,butuh waktu kurang lebih 2 jam perjalanan jika kita membawa kendaraan pribadi, Petirtaan Jolotundo terletak di desa Seloliman, dataran tinggi Trawas, Kabupaten Mojokerto, tepatnya terletak di lereng Gunung Bekal, yaitu salah satu puncak Gunung Penanggungan,gunung yang konon merupakan penggalan dari  puncak gunung Semeru yang berada di kabupaten Lumajang.

 jalanan khas dataran tinggi dengan hamparan sawah bertekstur berundak dan pepohonan cemara ,pinus mendominasi sepanjang jalanan yang kita lewati apabila kita akan sampai pada petirtaan ini.hutan yang begitu asri dengan pohon-pohon besar dan hawa yang sejuk jauh dari kata polusi,tempat yang cocok untuk melepas penat.

Tepat di sisi kiri gapura pintu masuk komplek petirtaan kita bisa menitpkan kendaraan kita dengan biaya 2 ribu rupiah untuk sepeda motor,dan hanya dengan HTM sebesar  6 ribu rupiah kita bisa melenggang masuk menuju petirtaan ini.batu-batu bekas candi yang hampir tak berbentuk tersusun rapi di depan petirtaan dengan bau dupa yang menyengat di campur dengan bau tanah yang masih basah akibat guyuran air hujan yang baru saja datang menyambut kedatangan saya,menambah kesan mistik di petirtaan ini.tempat yang cukup bersih dan nyaman dengan beberapa gazebo yang bisa kita singgahi untuk sekedar melepas lelah selama perjalanan.


 Menurut sejarahnya, petirtaan ini merupakan kolam cinta yang dibangun oleh Udhayana, raja Bali, yang menikah dengan putri Guna Priya Dharma dari Jawa. Dari perkawinan tersebut lahirlah Airlangga pada 991 M. Lalu pada tahun 997 M, raja Udhayan membangun kolam ini, sesuai dengan angka yang tertera di dinding kolam, yang disiapkan untuk menyambut kelahiran putra Airlangga.


kolam ini bisa dikunjungi siapa saja, sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Selain dari nilai histori yang ada, petirtaan Jolotundo ini semakin unik karena memiliki debit air yang tak pernah kering, walaupun di saat musim kemarau. Memiliki kandungan mineral yang tinggi, membuat air dalam kolam Jolotundo dinyatakan sebagai air terbaik di dunia setelah zam-zam. 

Tempat yang nyaman untuk sekedar jalan-jalan melepas penat nya rutinitas dan tentunya menambah wawasan tentang sejarah budaya Indonesia dengan bangunan-bangunan bersejarah peninggalan nenek moyang kita.




Salam Lestari Indonesia .

Sabtu, 12 Januari 2013

ngeBACKPAKER sendiri juga boleh




Di dalam sebuah perjalanan hidup,mungkin kita akan merasakan dimana titik jenuh akan rutinitas yang membosan..bosan..bosan ..dan BOSAN..,dimana kita harus melakukan rutinitas yang itu-itu saja tanpa ada selingan apa-apa,bisa di istilahkan makan nasi pecel tanpa peyek,kurang kriuk-kriuk…

Dari titik jenuh yang mulai mendera,seseorang mungkin membutuh kan suatu asupan yang bisa dibilang dan bisa disamakan seperti vitamin,ya kalo di komputer yang udah lemot biasanya kita kudu klik kanan trus klik “REFRES”.yap…kita bisa aplikasikan kata”REFRES” menjadi”REFRESING” atau jalan-jalan,entah jalan ke mall bagi yang biasa ngeMALL,backpakeran ke kota-kota tetangga sambil wisata kuliner,wisata malam bagi yang suka batman…..hehe,atau bahkan jalan-jalan ke alam liar bagi yang suka tantangan.

semua itu bisa dilakukan dengan teman-teman yang banyak,rame-rame sama keluarga, berdua ama pacar”bagi yang punya”. Semua itu tentu mengasik kan dan mungin bisa sedikit menghilang kan beban pikiran yang numpuk brekk jadi satu di otak kita yang dimana efek nya hampir menjalar ke seluruh tubuh.namun apa jadi nya jika teman yang biasa kita ajak buat jalan bareng lagi sibuk ama pacar barunya”mungkin” trus keluarga lagi repot dengan segala urusan rumah tangga,trus yang ini nihh..bagaimana kalo kamu-kamu para pemirsa lagi JOMBLO,mau ajak sapa ???!!!kucing tetangga??? Hehe

Hmmm…tapi sepertinya dan sesungguh nya jalan-jalan itu tidak harus rame-rame bareng temen,jalan-jalan sama keluarga,dan pacar juga.jalan-jalan pun bisa kita lakukan setiap saat setiap waktu tanpa harus ada rencana jauh-jauh hari atau bahasa keren nya”dadakan” mengingat kata-kata bang napi tuh ”perjalanan tidak karna ada kesempatan & waktu,tapi “NIAT”…Waspadalah..waspadalah” ..hehe.mungkin memang agak terasa aneh jiak kita harus ngeBACPAKER sendiri,dan mungkin terlihat sedikit aneh atau kurang kerjaan.
bukan nya saya megajarkan gaya hidup individualisme dengan jalan-jalan sendiri,tapi..bagaimana tidak!!ketika kita punya rencana jauh-jauh hari,ehh..tau-tau ada kerjaan yang mengharuskan kita menggagal kan rencana yang udah jauh-jauh hari bahkan berbulan-bulan kita rencanakan.bukan nya tidak bisa berkomitmen,tapi mau gimana lagi!!!#pengalaman."pasrah" -_-'

Jadi sbener nya jalan-jalan itu gak perlu nunggu ada temen atau nunggu punya pacar dulu,kelamaan broo…kalo punya niat & waktu jalan aja,asal kan kita bisa menyiasati semua kekurangan-kekurangan ketika jalan rame-rame,sekarang kan jaman internet..kita tinggal mikir bentar mau kemana,buka internet,langsung aja tanya mbah google tentang profile tempat yang akan kita tuju dan bagaimana cara kita meng akses tempat yang akan kita tuju.namun  tentunya kita juga harus punya beberapa trik-trik bagaimana kita menghibur diri agar tidak bosan selama perjalanan,yaa..mungkin dengan musik,karna musik bisa mengingatkan saat-saat kebersamaan,atau mungkin jeprat-jepret gambar  yang biasa hobi fotografi(tapi bukan foto alay),ngobrol-ngobrol ama penumpang lain jika kita naik kendaraan umum,ato ngobrol sama penjual makanan yang kita singgahi..sok kenal aja deh,sapa tau dapet korting dari si penjual(#nama nya juga BACKPAKER).. hehe
Tentunya tidak sedikit pula pengalaman-pengalaman yang akan kita dapat jika jalan-jalan sendiri,kita akan bisa bagaimana me manajemen pengeluaran kita agar tetap terkendali dan tidak kehabisan,bagaimana kita belajar mengambil keputusan sendiri,bagaimana kita harus bisa semandiri mungkin ketika pergi sendiri,dan tentunya kita tidak akan ribet-ribet memutuskan dari mana dan berakhir dimana perjalanan kita.tentunya kita juga harus bisa sewaspada mungkin untuk menghindari tindak kejahatan yang datang dimana dan kapan saja.


Salam BACKPAKER_INDONESIA

Selasa, 01 Januari 2013

kita dalam satu atap satu gedung "Team Work" QA.




“Kerja…!!!!”.mungkin itu merupakan tujuan utama seseorang setelah menyelesaikan sekolah,entah itu SMA,SMK,Sarjana,Master,dst.kerja merupakan kewajiban setiap orang untuk memberikan penghidupan bagi keluarga,entah itu laki-laki maupun perempuan,statusnya lajang,bujang,maupun yang sudah berkeluarga ,karna dengan kerja kita bisa mendapat kan penghasilan yang bisa kita pergunakan untuk keperluan sehari-hari.meskipun pendidikan nya tinggi,pinter,cerdas,intelektual tapi kalo gak kerja!!!mau dapet penghasilan dari mana???(kecuali punya warisan seabrek gak kerja juga gak apa sih
 -_-“  ).

Dari berkerja kita bisa mendapat kan banyak manfaat,entah itu teman,pengalaman kerja,dan tentunya duit..hehe.kali ini saya akan membahas tentang  jam kerja,dan sedikit tentang tempat dan teman kerja”team work” saya yang super dan super sekali..

Peraturan Jam Kerja Normal Di Indonesia, yaitu 40 jam dalam seminggu, sehingga jika dikalkulasikan 1 hari menjadi 8 jam.bekerja dalam 5 hari, dari 7 hari dalam 1 minggu. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.namun apa jadi nya jika ternyata jam kerja kita melebihi apa yang sudah di atur dalam undang-undang tersebut atau istilah keren nya kerja “lembur”!!!!!toh meskipun kerja lembur juga banyak untung nya,kerjaan bisa selesai tepat pada waktu nya,target-target terpenuhi dan tentunya dapet uang tambahan dari kerja lembur tadi.. ^_^.

namun apa jadinya jika semua itu harus terjadi hampir di tiap-tiap hari anda!!jam kerja tidak lagi 40 jam dalam 1 minggu,melainkan 56 jam dalam 1 minggu,dan 29 hari dalam 1 bulan nya!!!!dan bahkan lebih dari itu!!!! boring,jenuh,mlempen pasti akan terlihat di raut wajah kita.namun sisi lain dari mlempem dkk adalah secara tidak langsung,di sadari maupun tidak semua akan terasa seperti keluarga,ya karna itu tadi!tiap hari ketemu nya ya orang itu-itu melulu.. 

Namun rasa boring,jenuh,mlempen yang ada dan terlihat di raut wajah kita semua itu sepertinya tidak akan terjadi ketika bagaimana langkah-langkah kita dimana menyiasati semua keadaan dan kondisi yang bisa di bilang WAW..dan super WAWWW tadi...

bagaimana kita mengkondisikan diri dengan tepat dan cepat ketika harus menyelesaikan pekerjaan yang bisa dibilang berat menurut porsi masing-masing agar tidak tepar di tengah lantai kantor!!!bagaimana kita bisa menempatkan diri dan saling berbagi  terhadap anggota team,bagaimana ketika kita bisa saling mengisi kekosongan-kekosongan yang ada dalam team,bagaimana kita bisa membangkitkan suasana yang sudah mlempem dan tak bersemangat,bagaimana ketika kita harus bisa menghibur satu sama lain ketika mendapat kesusahan,dan berpura-pura seperti “orang bodoh” agar semua kembali tersenyum,bagaimana mengeluarkan jogg-jogg yang bisa membangkit kan suasana.

Dan saya berucap syukur kepada tuhan YME karna semua itu ada di dalam team kerja saya.dimana berbagai karakter manusia yang bisa saling mengisi kekosongan kekosongan yang ada dimana.....
sang team Leader  Nurudin “Cak nur” dengan segala ketelitian nya ketika memeriksa semua hasil kerja & laporan yang sudah ter entry di di depan meja pengantuk’an atau meja komputer dengan teliti.
ketika Cak Bas”BBJ(basuki bin Joyo)” yang selalu bercerita tentang masa-masa muda nya dengan segala hobi nya yang hampir sama dengan saya”mbolang”.
kasmaji ”gandos” yang selalu meng up date berita tentang team  asli arek-arek Suroboyo”persebaya” yaa..bisa di bilang kita sama-sama”BONEK’ jadi ya satu hati lah..sesuai motto “BONEK” . 
bagaimana Pak Rozi ”RT” yang menjadi teman diskusi dan sharing  mengenai masalah-masalah sensitif”AGAMA”..yaa..bisa di bilang pak Ustadz lah. 
Dan Adi “Gopar” dengan semua tingkah laku konyol  yang bisa di bilang sedikit “LEBAY” namun baik hati dan pekerja keras.
Dan saya tentunya anggota termuda dengan multi skill "mungkin". 
Cak Ali Usman sang senior di inproses control dengan dangdut nya,si Afandi dengan segala atribut nya. Sam “jambos” dengan segala petuah-petuah nya yang sederhana namun kadang membingungkan. 
Tak ketinggalan tentunya Supporting technical “si Blacky” radio peninggalan senior-senior yang entah kapan tanggal lahir nya karna menurut cerita dari mereka-mereka,”si blacky” ada semenjak mereka para senior,yang hampir 15 tahuh disitu,yang senantiasa dengan setia dan tanpa mengeluh melantunkan semua aliran lagu,mulai pop,Rock,dangdut,dangdut koplo,dan banhkan campur sari,entah itu dari gelombang Radio Wijaya FM,Media FM,Merdeka FM,Cakrawala FM .dan semua saling menghangat kan ketika kita mulai kedinginan di tengan ruangan kantor yang kadang terasa amat dingin dengan segala tingkah laku yang sengaja maupun tidak mengundang tawa memecah kan suara mesin print yang berbaur dengan suara si Blacky,teriakan-teriakan yang memang di sengaja untuk memecah rasa kantuk yang datang mendera kami,dan suara-suara letusan plastik sisa sample yang sengaja di letuskan untuk mengerjai siapa saja yang ngantuk,tak terkecuali orang produksi yang sedang mengantar sample.
semua itu menjadi satu,satu dalam hati saya dan mungkin semua anggota team hanya di QA “quality assurance Work in Process” tempat dimana saling berbagi dan saling belajar satu sama lain.

tentunya semua itu tidak harus mengurangi kewajiban kita dalam mengemban tugas pekerjaan dengan teliti,baik,dan benar dalam menjaga kualitas kerja.”SERIUS tapi SANTAI” merupakan motto yang menurut saya harus bisa di kembang kan dan di aplikasikan dengan segala inovasi-inovasi baru yang dimana kita harus bisa sekreatif mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi team.semua rasa tidak menyenangkan kan hilang dengan sendiri nya ketika kita bisa menyiasati semua rasa jenuh tadi,dimana komposisi keseriusan dalam berkerja di campur dengan sedikit bumbu-bumbu penyedap yang saya sebutkan tadi.

Seberat apapun pekerjaan kita,tugas-tugas kita,apabila kita kerjakan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh, dan tentunya juga rasa syukur atas apa yang telah kita dapat kan,sekecil apapun itu.niscaya semua akan terasa mudah dan nikmat.

"Memenuhi sistem manajemen mutu,memenuhi kebutuhan pelanggan,melakukan peningkatan kualitas secara berkelanjutan"

TOOSSSTTT……. ^_^

Kamis, 27 Desember 2012

Mlampah-mlampah ten G.sumbing (3371m dpl)===> part telu (3)



Sabtu 1 Des 2012..matahari pagi dengan sayup-sayup menerobos gelap nya malam,dan gumpalan awan bak gulali.

Pagi yang dingin,belum genap matahari bersinar menggantikan sang bulan membangun kan kami dari peraduan.angin kencang dan suara hembusan angin yang menerpa seolah-olah membuat siapa saja enggan beranjak dari hangat nya sleeping bad yang menghangat kan kami,matahari perlahan menampak kan wujud nya,sinar nya mulai menerobos gumpalan-gumpalan awan yang menambah indah pagi itu,tampak meninggi di belakang gunung merapi yang bersanding dengan gunung merbabu membuat pagi itu terlihat begitu indah,dan memang saat-saat inilah yang memang sedang kami cari..yahh..sunrise di gunung memang suatu moment yang tak boleh ketinggalan,saat-saat inilah kita bisa lebih bisa mensyukuri keindahan segala ciptaan allah SWT dan kita bisa lebih bangga menjadi orang indonesia.

Terdengar suara teriakan kang udin dari luar tenda”ayo..tangi-tangi sunrise kui lho”(ayo bangun-bangun sunrise itu lho).saya pun terperanjat bangun seketika,dan tanpa pikir panjang saya pun juga langsung bergegas membangun kan si fery yang masih tetidur pulas,punggung yang terasa kaku tak mengurangi semangat saya untuk menyambut matahari pagi.begitu keluar dari tenda..”subhanallah..”keindahan pagi itu begitu indah,matahari keluar perlahan namun pasti melaksanakan kewajiban nya,gemerlap lampu-lampu kota terlihat begitu indah bak butiran-butiran cristal yang biasa kita lihat di layar televisi atau pun hanya di gambar buku saja.
G.Merbabu & G.Merapi

Tanpa buang-buang waktu saya pun langsung mengabadikan moment-monent yang tak kita dapati di tempat-tempat biasa,mulai dengan mencari tempat yang pas untuk mengambil gambar dan foto-foto untuk dokumentasi perjalanan.di temani dengan secangkir kopi kami pun menikmati saat-saat itu penuh rasa bersyukur,karna allah telah menciptakan ke indahan sedemikian rupa.
Setelah puas mengabadikan moment-moment indah tersebut,saya pun kembali ke tenda dengan rasa puas karna telah mendapat kan sedikit gambar yang akan menjadi tambahan koleksi foto-foto perjalanan saya.matahari semakin meninggi kami pun mulai mempersiap kan menu untuk sarapan pagi itu,kacang hijau bauatan mbah pathok menjadi menu pembuka pagi itu,kacang hijau yang belum rata matang nya,terasa kriuk-kriuk di mulut “asem..iki kacang hijau durung mateng kok wes di pangan ” celetuk salah satu penikmat sajian pagi itu.
setelah selesai packing perlengkapan tidur,kami pun mulai memasak untuk sarapan pagi,menu indomi campur sayur pun tersa begitu nikmat,di temani dengan jog-jog koplak seakan menambah rasa penasaran kami “eh kemarin ada yang ngelindur lho” ucap si anwar “sopo..???”   “Bashor…jare..ayo ho wes teko puncak iki”sahut anwar….dan bashor pun lansug menjawab”jancokk..raimu lohh….” Canda tawa seolah memecah kan hening nya pagi itu.

Matahari semakin tinggi setelah selesai dengan sarapan kami pun segera bergegas packing-packing perlengkapan dan langsung melanjutkan perjalanan.tepat pukul 09.00 kami mulai menapaki jalan menanjak menuju puncak,dengan terpaan angin yang berhembus kencang.di sepanjang jalur ini mulai nampak tumbuhan-tumbuhan khas dataran tinggi,dari pepohonan hutan yang rimbun berganti dengan kebun bunga edelweis yang biasa tumbuh di ketinggian di atas 2000 mdpl,padang savannah yang luas dengan tebing-tebing tinggi yang curam mendominasi jalur yang kami lewati.tak terasa hampir 1 jam lebih kami berjalan dan melewati aliran sungai yang di aliri air yang mengalir dengan debit yang kecil.di sungai ini kita sempat kan untuk istirahat sejenak dan mengambil air secukup nya.pemandangan yang begitu indah dengan dingin udara dan kabut yang menyelimuti dataran yang berada di bawah kami.setelah selesai mengisi air yang menjadi bekal minum perjalanan kami.di sepanjang jalur ini kami melewati beberapa aliran sungai,jalur yang terjal berbatu dengan sisi samping jurang dan lereng bukit menambah sensasi selama perjalanan kami.setelah beberapa menit berjalan kami memutus kan untuk potong jalur dengan melewati aliran sungai yang masih di aliri air,dan di sini ada sedikit tragedi yang tak di duga,betapa terkejut ketika seseorang yang bringas dan penuh semangat sempat terjatuh ketika berusaha menaiki bebatuan yang licin.”awas ati-ati kang,jalur licin”teriak salah seorang teman.dan tak lama kemudian terjadilah kejadian yang tak di duga,”gruaaaakkk…”dan ternyata si bashor sedang terpeleset..”gak popo sor???”tanya kang udin.”wes gak popo” sahut bashor dengan wajah melas yang bertolak 180° dari wajah sesungguh nya..”haha..mangkane ta cokk…seng ati-ati,cengengesan tok ae rekk”celetuk saya.

melihat kondisi bashor yang tak terlalu mengkhawatirkan kami pun bergegas melanjutkan perjalanan melewati aliran sungai ini.aliran sungai yang air nya nampak jernih dan sesekali membentuk air terjun mini yang begitu indah membuat kami lebih bersemangat lagi untuk melanjutkan perjalanan.setelah kami berjalan hampir 30 menit,kami pun memutuskan untuk beristirahat di bebatuan yang luas tempat cuwakan batu yang di genangi air,di sini kita beristirahat lumayan lama sembari melontarkan jog-jog pembangun semangat & tak lupa gosok gigi..hehe.

Setelah dirasa kondisi sudah mulai sedikit membaik,kami pun mulai berjalan lagi disini merupakan tempat pengisian air terakhir karna turun dari puncak kita tidak akan melewati jalur ini lagi.”ayo di isi banyune,mengko wes ra ono sumber air maneh lho” komando dari sang kepala suku.
bendahara umum sedang mncatat rute perjalanan

tanpa pikir panjang kami pun langsung bergegas mengisi penuh botol-botol kosong yang sudah kami persiap kan.namun di sini lagi-lagi timbul tragedi pengairan yang dimana salah dua orang anggota team yang tak mau membawa bekal air dengan berbagai alasan(#nama dan identitas di larang di sebutkan”privasi”hehe).
Berjalan tertatih tatih dengan udara yang dingin namun terasa panas dikulit seolah-olah mengendorkan semangat kami,berjalan dengan ngos-ngosan,ngantuk dengan sisa-sisa tenaga yang ada.tampak sisi kiri kami sebuah lereng yang biasa di sebut “ereng-ereng putih” sebuah tebing yang berwarna putih bekas sisa-sisa dari letusan gunung sumbing beberapa tahun silam.selang bebrapa menit setelah melewati beberapa punggungan akhir nya kita sampai di sebuah lahan yang luas dengan rumput-rumput yang tumbuh pendek,tempat yang mengingat kan saya pada suatu tempat yaitu puncak bayangan gunung penanggungan.di sini nampak sudah tebingan-tebingan puncak yang terlihat tak seberapa jauh.di tempat ini kita kita beristirahat cukup lama,karna menunggu dua orang teman yang masih ngeslow berduaan,mas kamplik dan kang yono.
melipir kang!!!



Setelah semua anggota team lengkap,kami pun bergegas melanjutkan perjalanan yang memang terlihat tak jauh lagi.setelah kurang lebih satu jam setengah perjalanan,akhir nya kami pun sampai pada suatu tempat yang di mana awal nya saya kira tempat itu adalah puncak dari gunung sumbing.dengan sisa-sisa tenga sya datang paling terakhir dari semua rombongan,dan akhir nya”PUNCAKKKKKKK”teriak lepas saya.namun teriak lepas saya dapat sambutan yang kurang enak di dengar di hati”puncak nyayang di sono nooohhh”sambil menunjuk ke arah belakang tebing.”hhaaaahhhhhhhhhh”.
FULL TEAM

rasa gembira pun seolah hancur lebur ketika harus menerima kenyataan bahwa tempat yang saya kira sebagai puncak ternyata adalah sadel punggungan tebing yang biasa di sebut “
gerbang angin/puncak lawang”.jika kita ingin sampai puncak dan turun di jalur yang berbeda atau lintas sesuai dengan rencana awal,mau tidak mau kita harus menuruni tempat yang saya kira puncak tadi,
Savannah

sebuah lembah dengan bebatuan besar,melewati tempat ini seolah berada di suatu tempat yang berbeda,berjalan di tengah-tengah sisa-sisa kawah gunung berapi membuat hati was-was,dalam hati bertanya "misteri apa yang akan terjadi selanjut nya!!!?"
petilasan/makam kI makukuhan

Kawah G.Sumbing
tebing-tebing curam dengan bebatuan dan padang savannah yang di penuhi edelweis yang belum berkembang.di sini terdapat sebuah petilasan/makam ki mangkukuhan,banyak kon-koin recehan yang berceceran di sekitaran petilasan yang entah tujuan dari mereka-mereka membuang koin di sini untuk apa.dari makam kita langsung menuju kawah aktif yang masih mengeluarkan uap panas,bau belerang yang menyengat membuat kami tak berlama-lama di sini.berjalan melewati kawah di tengah-tengan cowakan lubang sisa sisa kawah kami pun sampai pada lautan pasir yang begitu luas” segoro wedi “ begitu teman teman dari magelang meyebut nya.di segoro wedi kita sempat kan makan sore,karna siang hari telah kita lewati tanpa makan siang,perut lapar,dingin dan lain-lain menyelimuti tubuh yang mulai letih,menu utama mie sarden dengn sedikit tambahan telor kami santap dengan lahap.dan kembali guyonan-guyonan antar kota pun terlantun lepas tanpa beban di temani beberapa gelas kopi dan teh dengan terselip sebatang rokok di bibir.
Hari semakin sore,matahari pun mulai beranjak dan hampir tak terlihat,perjalanan yang seharus nya kita tempuh hanya dengan 3-4 jam molormenjadi 6 jam.”ini rekor lho,mangkat jam 9 teko kawah jam 5 sore..jan,ampuh suwene”celetuk kang udin..haha.

mengisyarat kan kami harus segera beranjak dari lembah nan indah ini.”jalur nya yang mana iki kang??”tanya saya”yang itu” sambil menunjuk ke arah tebing dengan kemiringan yang begitu curam.buseeettt..jalanmelipir dan merengkel-rengkel seolah menjadikendala kami untuk sampai ke sebuah bukit yang menjadi jalur utama kami.tanpa pikirpanjang,kami pun segera menyelesaikan makan sore dan bergegas menuju bibir kawah yang jauh di atas.berjalan di kemiringan yang ekstrim tanpa peralatan yang safty pun kami lalui dengan sangat hati-hati,dan gak bisa di bayangin,bagaimana kalo kita terpeleset dan jatuh!!!!!bebatuan cadas siap menyambut kita dari bawah.setelah hampir setengah jam berjalan merangkak,kami pun akhir nya sampai pada sebuah puncak dari bibir kawah.

subhanallah,keindahan yang tiada tara telah engkau ciptakan di tanah indoneia tercinta ini ya allah”lautan awan dengan backgraund gunung sindoro menyambut tatapan kami,secuil keindahan yang jatuh ke bumi dengan segala misteri nya.
G.Sindoro
Kita sempat kan untuk berfoto mengabadikan momen –momen yang mungkin tak kita jumpai di tempat lain,dengan beberapa jepretan kamera kami pun berhasil mengabadikan “mungkin” secuil keindahan surga yang jatuh di bumi.tak berapa lama kami pun harus bergegas turun karna hari yang semakin gelap.
“di puncak ini pula ada salah seorang aggota team kami yang terkapar lemah ta berdaya.bukan karna kejatuha batu yang seperti di film 5 cm,meraum-raum kesakitan memecah keheningan senja itu.”mbah pathok kenopo kui???”tanya saya ke fery.”alergi sarden jarene” jawab fery,dengan cepat pun kang udin menuntum mbah pahok yang sudah kesakitan turun ke bawah untuk mencari tempat camp yang terdekat.
Watu kotak
Setelah berjalan hampir satu jam akhir nya kami pun sampai di samping sebuah lereng yang biasa di sebut”watu kotak” tempat yang biasa unruk mendirikan tenda,tempat yang tertutup dari terpaan angin,namun hanya cukup tak lebih dari 3 tenda saja.di sini kita menemui satu rombongan pendaki lain dari kota jogja yang akan melanjutkan perjalanan ke puncak esok hari nya.
tanpa banyak kata dan cakap kami segera mendirikan tenda untuk istirahat,mengingat salah satu anggota team kami yang sedang tepar masih berada di belakang.malam kami habis kan dengan hanya beberapa gelas kopi saja,karna kami harus benar-benar berhemat dengan air yang sudah menipis.setelah mbah pahok dan kang udin datang hati pun terasa sedikit lega,karna kita masih terlindung dari hal-hal yang tidak kita ingin kan.”wes mbah ndang turu kono,istirahat,obate di ombeh disek ben enakan”.
Malam pun kami tutup dengan suasana hening dan sedikit jog-jog khas kami,namun tak seceria sebelum-sebelum nya,meningat kondisi mbah pathok yang belum membaik.

Malam dengan berjuta taburan bintang,dengan terpaan angin yang kencang membuat kami cepat terlelap dalam hening nya malam yang menyimpan sejuta misteri.

Good night…


Continue..